Tak Puas Google, Remaja Inggris Bikin Summly

Summly sudah dalam bentuk 11 bahasa dan menawarkan 30 ribu download sejak dirilis.
Aplikasi pencari, Summly (bfmbusiness.com)
VIVAnews - Setelah merasa Google tidak lagi efisien dalam mencari sebuah konten, seorang remaja Inggris, Nick D’ Aloisio. mendesain aplikasi yang meringkas dan mempercepat pencarian dalam web. Aplikasi ini kemudian dinamakannya Summly

“Saya pikir yang saya butuhkan adalah cara yang sederhana dan ringkas dalam pencarian web," ujar remaja yang baru berusia 16 tahun ini, seperti dikutip dari ZDNet.
"Betul, Google memiliki preview instan tapi hanya sebuah gambar halaman saja. Sedangkan yang saya cari sebuah konten preview,” lanjutnya.


Melihat kreasi Nick, seorang milyader Cina, Li Ka Shing, akhirnya menginvestasi sebesar US$ 250 ribu untuk proyek Summly ini. Sebelumnya, Li Ka Shing memang dikenal sebagai investor di berbagai situs populer, seperti Facebook, Spotify dan Skype.

Saat ini aplikasi Summly sudah dalam bentuk 11 bahasa dan menawarkan 30 ribu download sejak dirilis pada pertengahan Desember lalu. Sebagai aplikasi untuk siswa maupun mahasiswa, aplikasi ini dapat menjadi cara cepat untuk menemukan dan memproses informasi tentang pembelajaran secara cepat dan lebih efektif.
Lihat cara kerja Summly di video dalam tautan ini.
Meskipun Google memberikan akses dalam jumlah besar secara instan, tapi Google mengalami kesulitan untuk menemukan bahan yang cocok.

Nah dengan menggunakan Summly, aplikasi ini menawarkan sebuah cara baru untuk secara cepat men-scan teks ringkasan dan dapat menentukan apakah konten yang dibutuhkan.

Bagi anda yang membutuhkan revisi menjelang tenggat waktu atau menyelesaikan esai untuk besok pagi, aplikasi yang saat ini masih ada di iPhone ini layak dimiliki dalam dashboard smartphone anda.  Ia mengaku akan melanjutkan untuk rilis Summly versi Android.
Tapi ada cerita menarik lain, yakni sebelum menemukan Summly, D’ Aloisio membuat Facemood, sebuah layanan yang menggunakan algoritma untuk menentukan mood pada pengguna facebook dan SongStumblr, sebuah layanan pencarian musik geososial. (eh)
• VIVAnews