Root Itu Apa Ya?



Partisi adalah pembagian secara logis, namun secara fisik tidak terbagi. Dengan partisi hard disk, kita bisa menginstal lebih dari dua sistem operasi dalam sebuah komputer. Partisi dilakukan untuk dapat memudahkan saat melakukan perbaikan. Misalkan ada salah satu partisi yang rusak, maka kita hanya perlu memperbaiki partisi tersebut, karena partisi yang lain tidak terpengaruhi. Partisi juga dapat mempercepat akses ke hard disk. Partisi merupakan hal yang esensial dalam Linux. Minimal, Linux hanya memerlukan dua partisi yaitu /swap untuk menyimpan memori virtual dan /root. Namun, ada yang menambahkan satu partisi lagi yang dianggap esensial juga yaitu /home untuk menyimpan semua berkas yang kita buat. Berdasarkan ada atau tidak adanya sistem berkas yang terlibat dalam partisi, partisi ada dua macam, yaitu raw partition di mana partisi ini tidak memiliki sistem berkas di dalamnya, dancooked partition yang memiliki sifat sebaliknya.
Root merupakan puncak dari sebuah hirarki direktori, biasanya dinotasikan dengan tanda slash . Di dalam root, misalnya di Linux, terdapat kernel Linux dan apapun yang kita install dengan Linux. Root tersebut ekuivalen dengan drive C:\ di Windows. Root partition di-mount saat boot . Sedangkan partisi yang lain bisa di-mount baik pada saat boot maupun di luar waktu boot, tergantung pada sistem operasinya. Untuk menandakan bahwa operasi mount telah berhasil, sistem operasi akan memverifikasi bahwa device telah memiliki sistem berkas yang valid. Cara yang dilakukan adalah sistem operasi akan meminta device driver untuk memeriksa apakah sistem berkas yang ada di dalamnya sesuai dengan format yang diinginkan atau tidak, kemudian device driver akan memverifikasi kembali pada sistem operasi. Jika tidak valid, maka perlu dilakukan perbaikan partisi. Sistem operasi menyimpan sistem berkas mana saja yang sudah di-mount dalam in-memory mount table structure.